Hard selling adalah sebuah teknik pemasaran yang digunakan untuk memaksa konsumen agar membeli produk atau jasa yang ditawarkan. Teknik ini dilakukan dengan cara mengabaikan kebutuhan dan preferensi konsumen, serta hanya fokus pada penjualan produk atau jasa. Biasanya, hard selling dilakukan dengan cara yang agresif dan terkadang memaksa. Berikut adalah beberapa contoh hard selling yang sering ditemukan di kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Hard Selling: dari Pengertian, Tujuan, hingga Contoh Hard Selling
Penjualan door-to-door adalah salah satu contoh hard selling. Dalam penjualan door-to-door, seorang salesperson akan mengunjungi rumah konsumen dengan tujuan untuk menjual produk atau jasa yang ditawarkan. Salesperson tersebut akan menggunakan teknik yang agresif dan memaksa untuk meyakinkan konsumen agar membeli produk atau jasa yang ditawarkan.
Biasanya, salesperson akan menekankan keunggulan produk atau jasa tersebut dan memberikan penawaran yang terbatas dengan harga yang sangat menggiurkan. Mereka akan menggunakan berbagai macam teknik psikologis untuk membuat konsumen merasa tertarik dan terpaksa untuk membeli produk atau jasa yang ditawarkan.
Contoh hard selling juga sering dilakukan melalui telepon penjualan. Dalam teknik ini, seorang salesperson akan menghubungi konsumen melalui telepon dan menggunakan teknik tekanan untuk membeli produk atau jasa yang ditawarkan.
Mereka akan memberikan penawaran yang sangat murah atau bahkan memberikan hadiah jika konsumen membeli sekarang juga. Salesperson juga sering menggunakan teknik manipulasi emosi untuk membuat konsumen merasa tertekan dan terpaksa untuk membeli produk atau jasa yang ditawarkan.
Iklan televisi dan internet juga menjadi contoh hard selling dengan memberikan penawaran yang sangat menggiurkan dalam waktu yang terbatas. Mereka akan menampilkan testimoni dari konsumen yang sangat puas dengan produk atau jasa tersebut, meskipun tidak diketahui pasti apakah testimoni tersebut benar-benar asli atau tidak. Mereka juga sering menggunakan teknik manipulasi emosi, seperti menampilkan gambar atau video yang menakutkan atau menyedihkan untuk mempengaruhi perilaku konsumen dalam membeli produk atau jasa.
Namun, perlu diingat bahwa contoh hard selling bukanlah cara yang baik untuk melakukan pemasaran, justru dapat merusak reputasi produk atau merek, serta membuat konsumen menjadi enggan untuk membelinya lagi di masa depan. Dalam melakukan pemasaran, Anda harus memperhatikan etika bisnis dan menjaga hubungan baik dengan konsumen. Hal ini tidak bisa dicapai dengan menggunakan contoh hard selling di atas yang agresif dan memaksa.
Untuk menghindari teknik hard selling yang merugikan, Anda dapat menggunakan teknik pemasaran yang lebih baik dan efektif seperti inbound marketing. Teknik ini lebih fokus pada kebutuhan dan preferensi konsumen dengan cara memberikan informasi, serta konten yang bermanfaat dan relevan. Contoh dari teknik inbound marketing adalah membuat konten blog, video tutorial, atau e-book yang berisi informasi tentang produk atau jasa yang ditawarkan. Dengan cara ini, konsumen dapat memahami produk atau jasa tersebut dengan lebih baik sehingga mereka akan lebih percaya dan tertarik untuk membelinya. Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan media sosial untuk berinteraksi dengan konsumen. Media sosial dapat digunakan untuk memberikan informasi tentang produk atau jasa, menjawab pertanyaan konsumen, atau memberikan promo eksklusif.
Dengan menggunakan teknik pemasaran yang lebih baik dan efektif, Anda dapat memperkuat hubungan dengan konsumen dan meningkatkan loyalitas konsumen terhadap merek atau produk yang ditawarkan. Dalam jangka panjang, hal ini akan memberikan keuntungan yang lebih besar bagi bisnis. Anda bisa membaca kumpulan Cerita Creata untuk mendapatkan tambahan insight seputar marketing.
Jika tertarik untuk menerapkan teknik inbound marketing, tentunya Anda ingin memastikan bahwa penerapannya dilakukan dengan baik dan profesional. Oleh karena itu, Anda dapat memilih untuk menggunakan digital agency yang telah berpengalaman seperti Creata.
Sebagai digital agency yang telah berpengalaman sejak tahun 2013, Creata memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk membantu klien dari berbagai bidang bisnis dalam menerapkan teknik inbound marketing. Creata menyediakan layanan yang lengkap dan profesional, mulai dari SEO, SEM, CRM, hingga social media ads.
Dengan menggunakan layanan Creata, Anda dapat memperoleh hasil yang optimal dan efektif dalam penerapan teknik inbound marketing. Selain itu, Creata juga akan membantu Anda dalam membangun hubungan yang baik dan berkelanjutan dengan konsumen sehingga dapat meningkatkan loyalitas dan kepercayaan konsumen terhadap produk yang ditawarkan.
Jangan ragu untuk menggunakan jasa Creata sebagai mitra Anda dalam menerapkan teknik inbound marketing yang efektif dan profesional. Hubungi Creata sekarang dengan cara klik di sini untuk konsultasi lebih lanjut dan dapatkan penawaran terbaik untuk kebutuhan pemasaran bisnis Anda.
All Rights Reserved | Creata.id